No icon

Jakarta

Hutang Menumpuk, Gubernur AGK Dinilai Gagal Bangun Malut

TVCom, JAKARTA- Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasubah dinilai gagal mengemban amanah sebagai orang nomor satu di Jazirah Almulk. Indikator kegagalan adalah menumpuknya hutang pemerintah daerah.


Penilaian bernada kritikan ini, disampaikan DR. Hendra Karianga, SH, MH, ketika diwawancarai Reporter TVCom.co.id. Menurut mantan Anggota DPRD Maluku Utara dua periode ini, pembangunan yang bertengger saat ini adalah hasil karya Thaib Armaiyn. Padahal menurut Hendra, jumlah APBD era Thaib Armaiyn hanya sekitar Rp. 600 Milyard lebih. Meski tergolong kecil, Thaib Armaiyn sukses merealisasikan besaran dana tersebut untuk kegiatan 3R, yaitu Rekonsiliasi, Relokasi dan Rekonstruksi pasca konflik.


Sebagai mantan Wakil Rakyat Maluku Utara, Hendra menilai AGK tidak mampu membawah Maluku Utara lebih baik.

"Dengan APBD hampir tiga triliun, AGK tidak bisa membawah Maluku Utara ini lebih baik," jelas Hendra.


Pengacara kondang ini juga mempertanyakan pengelolaan keuangan hingga menghasilkan hutang 500 Milyard.

"Di era pak Thaib, APBD baru 600 milyard. Angka ini terbilang kecil dibandingkan dengan kepemimpinan AGK. Tapi di era Pak Thaib meski APBD kecil, namun tidak ada hutang sebesar ini," tukas Hendra.


Hendra juga terkejut dengan fenomena keuangan pemerintah provinsi Maluku Utara. Selain menghasilkan hutang ratusan milyard, jasa tenaga medis di Rumah Sakit Umum Chasan Bosoiri Ternate dan tenaga cleaning service kerap bermasalah.

"ini tidak perlu dilanjutkan lagi. Maluku Utara harus berubah," ungkap Hendra.(DS)

Comment As:

Comment (0)