No icon

Tuntut Honor Pam Pemilu, Ratusan Polisi Aksi Protes Hingga Pemalangan Ruang Pimpinan

TVCom, Halsel- Viral video ratusan personel kepolisian mengamuk dan merusak fasilitas kantor Polres Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, Senin (29/ 04/ 2019). Aksi tersebut, terekam video dan kini beredar luas ditengah masyarakat Maluku Utara. Belum diketahui pasti apa yang mengakibatkan ratusan aparat penegak hukum ini begitu berangnya. Namun, Kapolda Malut, Brigjen Pol. Suroto, menjelaskan, insiden tersebut dipicu oleh mis komunikasi pembayaran honor pam pemilu.

Dalam potongan rekaman video amatir tersebut, ratusan anggota polisi berseragam putih hitam serta berseragam lengkap, marah dan melakukan aksi protes kepada Koplres Halsel, AKBP Agung Setyo Wahyudi, saat memberikan arahan dihalaman kantor Mapolres Halsel.

Aksi protes ratusan polisi kepada pimpinan mereka tak hanya sampai disitu, mereka kemudian melakukan pengrusakan sejumlah fasilitas kantor seperti, mencabut spanduk bertuliskan integritas kepolisian yang dipampang depan mapolres, mengangkat dan mengeluarkan tenda-tenda ke luar halaman kantor Polres serta membakar ban bekas.

Kemarahan puluhan polisi semakin memuncak, saat pimpinan mereka meninggalkan lokasi dan masuk ke ruangan. Sehingga, mereka pun mengejarnya hingga masuk ke ruang Kapolres AKBP Agung Setyo Wahyudi, dan berteriak-teriak.

Bahkan, ruangan Bagian Operasional Mapolres Halsel, tak luput dari pemalangan ratusan polisi yang mengamuk, sebagai bentuk protes mereka.

Beruntung, insiden yang terjadi tak sempat meluas, setelah beberapa anggota polisi yang berada dilokasi kejadian meredam suasana.

Dugaan sementara, aksi protes yang dilakukan ratusan aparat kepolisian tersebut, dipicu oleh masalah honor pengamanan TPS Pemilu 2019 yang belum dibayar.

Sementara itu, Kapolda Malut, Brigjen Pol. Suroto, yang ditemui diruang kerjanya di Polda malut, membenarkan adanya insiden itu. Suroto menjelaskan, untuk anggaran Pam Pemilu di Mapolres Halsel yang telah diploting sudah sesuai. Namun, saat pengamanan hingga tahapan pleno ditingkat PPK, terjadi beberapa kali penundaan (molor) proses pleno perhitungan suara. Sehingga, terjadi mis komunikasi dalam proses pembayaran honor.

"Dengan adanya insiden tersebut, pihak Polda Malut sendiri telah menurunkan tim investigasi ke Mapolres Halsel, guna mencari tau penyebabnya hingga tahapan evaluasi internal" ungkap Suroto menutup sesi wawancaranya. (DS)

Comment As:

Comment (0)